Loading...
ERP MANUFAKTUR TEKSTIL TERINTEGRASI
Sistem Terintegrasi dan ERP

ERP MANUFAKTUR TEKSTIL TERINTEGRASI

APLIKASI CUSTOM LAYANAN Sistem Terintegrasi dan ERP

Implementasi:
1. Industri Textile AATEXT 

Platform: Web Application

Fokus Sistem:
Mengintegrasikan proses SDM & penggajian, pengadaan dan persediaan benang, persiapan produksi, operasional mesin, produksi kain, maintenance, sparepart, maklon, penjualan hingga pelaporan dalam satu sistem terpusat.

Deskripsi Singkat:
Integrated Textile Manufacturing ERP merupakan sistem berbasis web yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan operasional perusahaan manufaktur tekstil secara terintegrasi. Sistem menghubungkan proses produksi dengan pengelolaan material, mesin, operator, tenaga kerja, biaya, persediaan hingga penjualan dan laporan manajemen.

Overview

ERP Manufaktur Tekstil Terintegrasi dikembangkan untuk mengelola rangkaian proses bisnis perusahaan tekstil dalam satu platform, mulai dari pengelolaan pegawai dan operator mesin, bahan baku benang, persiapan produksi, proses produksi kain hingga penjualan.

Pada sisi SDM dan operasional tenaga kerja, sistem mengelola data pegawai, jabatan, shift, jam kerja, penempatan operator pada mesin hingga mutasi operator. Data tersebut terhubung dengan proses absensi dan penggajian, termasuk komponen gaji, lembur, tunjangan, kasbon serta berbagai perhitungan upah produksi.

Pengelolaan bahan baku benang mencakup master benang, Purchase Order, pembelian, penerimaan, supply benang ke lapangan serta monitoring stok. Sistem juga mengelola sisir dan beam sebagai bagian dari kebutuhan produksi tekstil.

Pada proses manufaktur, sistem mendukung persiapan produksi, LPK Warping, LPK Drawing/Cucuk dan Sisir, penempatan beam hingga proses produksi kain. Aktivitas produksi dapat dikaitkan dengan operator, mesin, shift, material dan hasil produksi sehingga proses produksi dapat ditelusuri secara lebih terstruktur.

Sistem juga menangani proses setelah produksi seperti inspeksi kain, pencatatan hasil produksi, restok kain, monitoring cacat kain serta penggunaan sisir dan kamran. Dengan demikian, informasi dari material awal sampai kain yang dihasilkan dapat dikelola dalam satu alur sistem.

Untuk mendukung keberlangsungan produksi, tersedia pengelolaan sparepart mesin, elektrik dan ATK, termasuk penerimaan, pemakaian/perakitan, pengiriman, penyesuaian stok dan monitoring penggunaan sparepart. Kerusakan dan perbaikan mesin juga dapat dicatat untuk membantu monitoring aktivitas maintenance.

Proses eksternal seperti maklon beam turut dikelola melalui pencatatan pengiriman dan penerimaan beam, sedangkan pada sisi komersial sistem mendukung PO penjualan, transaksi penjualan kain, retur, penyesuaian stok dan laporan penjualan.

Dengan integrasi tersebut, perusahaan dapat melakukan monitoring proses material → mesin → operator → produksi → inventory → penjualan melalui satu sistem, sekaligus menghubungkannya dengan proses SDM, penggajian dan biaya operasional.

Siap Mendiskusikan Kebutuhan Sistem Organisasi Anda?

Kami terbuka untuk diskusi awal memahami kebutuhan dan tantangan sistem Anda.